wkwkadwakwadka

22 Dec 2025
wkwkadwakwadka

Kenapa Bau Kaki dan Bau Ketiak Bisa Berbeda?

Banyak orang mengira bau kaki dan bau ketiak berasal dari sumber yang sama: keringat. Padahal, jika ditelusuri lebih dalam, perbedaan aromanya dipengaruhi oleh kombinasi faktor biologis, mikrobiologis, dan lingkungan. Inilah alasan kenapa bau ketiak cenderung tajam dan asam, sementara bau kaki sering menyerupai aroma keju.


1. Jenis Kelenjar Keringat Berbeda

Penyebab utama perbedaan aroma antara kaki dan ketiak terletak pada tipe kelenjar keringat yang dominan di masing-masing area.

Ketiak → Kelenjar Apokrin + Ekrin

Ketiak memiliki dua jenis kelenjar:

Masalah muncul ketika keringat dari kelenjar apokrin diurai oleh bakteri. Proses inilah yang menghasilkan aroma badan yang tajam dan khas.

Kaki → Dominan Kelenjar Ekrin

Sebaliknya, kaki hampir sepenuhnya didominasi oleh kelenjar ekrin. Keringatnya memang lebih encer, tetapi jumlahnya jauh lebih banyak. Kondisi lembap yang terus-menerus inilah yang memicu munculnya bau kaki, terutama saat kaki terkurung dalam sepatu tertutup.


2. Bakteri Penyebab Bau Berbeda

Aroma tidak berasal dari keringat itu sendiri, melainkan dari interaksi keringat dengan bakteri. Menariknya, jenis bakteri di ketiak dan kaki juga berbeda.

Bakteri di Ketiak

Didominasi oleh:

Bakteri ini mengurai protein dan lipid dalam keringat apokrin, menghasilkan bau asam dan menyengat.

Bakteri di Kaki

Didominasi oleh:

Bakteri ini terkenal karena juga digunakan dalam proses fermentasi keju Limburger. Inilah alasan ilmiah kenapa bau kaki sering kali mengingatkan pada aroma keju.


3. Lingkungan: Sepatu vs Pakaian

Lingkungan tempat keringat berada sangat menentukan intensitas bau.

Kondisi kaki jelas jauh lebih ideal bagi bakteri untuk berkembang biak secara agresif.


4. Produksi Keringat Sangat Berbeda

Secara anatomi, kaki adalah salah satu bagian tubuh dengan kelenjar keringat terbanyak.

Bandingkan dengan ketiak yang volumenya jauh lebih kecil. Tidak heran jika bau kaki sering terasa lebih kuat dan persisten.


5. pH Kulit Tidak Sama

pH kulit juga memainkan peran penting dalam menentukan jenis bakteri yang berkembang.

Perbedaan pH ini membuat karakter bau yang dihasilkan menjadi sangat berbeda.


6. Bahan yang Menempel Juga Berpengaruh

Faktor eksternal sering kali luput diperhatikan.

Akumulasi bakteri pada alas kaki memperparah aroma tidak sedap.


Ringkasan: Kenapa Bau Kaki dan Ketiak Tidak Sama?

✔ Jenis kelenjar keringat berbeda
✔ Komposisi bakteri berbeda
✔ Lingkungan mikro berbeda (sepatu lebih pengap)
✔ pH kulit tidak sama
✔ Produksi keringat kaki jauh lebih banyak

Bau ketiak → tajam dan asam
Bau kaki → mirip aroma keju


Solusi Mengontrol Bau Ketiak: OWNSKIN Antiperspirant

Jika masalah utama ada di ketiak, pendekatan yang efektif bukan sekadar menutup bau, tetapi mengontrol keringat sekaligus menjaga kesehatan kulit. Di sinilah peran OWNSKIN Antiperspirant menjadi relevan.

Mengandung Derma Clera

Mengandung Cybright GP

Manfaat Utama OWNSKIN

Dengan kombinasi formula yang seimbang antara efektivitas dan kenyamanan kulit, OWNSKIN membantu mengatasi bau ketiak tanpa membuat kulit perih atau kering.